UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Layanan Kepustakawanan Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah (RMPI), serta Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kota Salatiga, menyelenggarakan kegiatan “Bincang Pakar Knowledge Sharing: Layanan Kepustakaan BRIN sebagai Fasilitas Riset dan Inovasi.”
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Kamis, 29 Januari 2026, dan diikuti oleh dosen, pustakawan, peneliti, serta mahasiswa UIN Salatiga. Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai layanan kepustakawanan BRIN yang dapat dimanfaatkan dalam mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan penulisan karya ilmiah.


Kepala UPT Perpustakaan UIN Salatiga dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dikemas dalam rangkaian Webinar Pakar.
“Jalan2 ke Salatiga mampir ke Singkong keju
Jangan lupa mampir juga ke Benteng William yang memukau
Selamat mengikuti Webinar Pakar Seri satu sampai tujuh
Semoga mendapatkan ilmu yang berkah bermanfaat untuk kita semua”
Melalui pantun pembuka, ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan antusias dan memperoleh manfaat keilmuan yang berkelanjutan. Rangkaian Webinar Pakar ini direncanakan berlangsung dalam tujuh sesi, meliputi:
Sesi 1 (29 Januari 2026) Sosialisasi Layanan Kepustakaan BRIN;
Sesi 2 (26 Februari 2026) Sosialisasi Riset dan Inovasi Nasional;
Sesi 3 (26 Maret 2026) Sosialisasi Akuisisi Pengetahuan Lokal;
Sesi 4 (23 April 2026) Promosi Bersama Karya Ilmiah;
Sesi 5 (21 Mei 2026) Workshop Kajian Bibliometrik;
Sesi 6 (25 Juni 2026) Workshop Penyusunan Systematic Literature Review; serta
Sesi 7 (23 Juli 2026) Knowledge Sharing Penulisan Ilmiah.
Rektor UIN Salatiga yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Miftahuddin, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi dan kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga riset nasional merupakan modal penting dalam membangun ekosistem akademik yang unggul, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. UIN Salatiga, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung program penguatan akademik serta peningkatan mutu layanan pendidikan.
Sementara itu, Direktur Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah BRIN, Hendro Subagyo, M.Eng., menjelaskan bahwa BRIN memiliki tiga fungsi utama, yakni pengelolaan repositori, pengembangan layanan multimedia dan penerbitan ilmiah, serta layanan kepustakawanan. Ketiga fungsi tersebut dirancang untuk mendukung ekosistem riset dan inovasi nasional secara terintegrasi.


Pada sesi pemaparan materi, narasumber dari BRIN, Rasty Ucyari, S.Hum., memaparkan berbagai fasilitas yang tersedia di Perpustakaan BRIN, antara lain akses terhadap sumber informasi ilmiah, koleksi digital, basis data riset nasional, serta layanan pendukung penulisan dan pengelolaan referensi ilmiah. Selain itu, diperkenalkan pula layanan interlibrary loan sebagai solusi pemenuhan kebutuhan literatur yang belum tersedia di perpustakaan perguruan tinggi.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan civitas akademika UIN Salatiga dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Beragam pertanyaan diajukan, khususnya terkait strategi optimalisasi pemanfaatan sumber daya informasi BRIN untuk mendukung riset berkualitas dan publikasi ilmiah bereputasi. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara BRIN dan UIN Salatiga dalam pengembangan literasi informasi, peningkatan kualitas penelitian, serta penguatan budaya akademik yang berbasis pada data dan sumber ilmiah yang kredibel. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperluas akses layanan kepustakawanan nasional bagi perguruan tinggi serta mendorong peningkatan produktivitas karya ilmiah civitas Akademika (Snd)




