Perkuat Jejaring Kepustakawanan, Perpustakaan UIN Salatiga Hadiri Munas dan Seminar Nasional FKP2TN 2026 di UGM

Perkuat Jejaring Kepustakawanan, Perpustakaan UIN Salatiga Hadiri Munas dan Seminar Nasional FKP2TN 2026 di UGM

Dalam upaya memperkuat jejaring kerja sama dan meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi, UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga menghadiri kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) dan Seminar Nasional Forum Kerja Sama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 28–30 Oktober 2026 tersebut diselenggarakan di University Club (UC) Hotel dan Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Mengusung tema “Reimagining Academic Libraries: Advancing Learning, Research, and Inclusive Services”, kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pengelola perpustakaan perguruan tinggi negeri dari berbagai wilayah Indonesia untuk bertukar gagasan, berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, serta merumuskan arah pengembangan perpustakaan akademik dalam menghadapi transformasi digital dan tuntutan layanan yang semakin inklusif.

Rangkaian kegiatan diawali pada Rabu, 28 Oktober 2026, bertempat di Bulaksumur Ballroom, UC Hotel UGM. Agenda hari pertama difokuskan pada pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas), yang diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, sambutan dan laporan ketua panitia, serta pemilihan dan penetapan tim presidium sidang.

Selanjutnya, Munas memasuki Sidang Pleno I yang membahas dan mengesahkan agenda serta tata tertib musyawarah. Kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pleno II yang membahas laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus FKP2TN periode 2023–2026. Dalam sidang tersebut, peserta Munas diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan persetujuan terhadap laporan pertanggungjawaban sebelum dilakukan pengesahan.

Kegiatan dilanjutkan dengan Gala Dinner (Welcome Dinner) sekaligus pengumuman penerima FKP2TN Award 2026. Agenda ini menjadi bagian dari apresiasi terhadap kontribusi dan prestasi dalam pengembangan perpustakaan perguruan tinggi negeri di Indonesia.

Pada Kamis, 29 Oktober 2026, rangkaian kegiatan berlangsung di Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada. Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan keynote speech oleh Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA., Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM. Dalam paparannya, disampaikan perspektif kepemimpinan perguruan tinggi dalam transformasi digital ekosistem pembelajaran, penelitian berdampak, dan pengembangan kampus inklusi.

Seminar Nasional Sesi I menghadirkan tiga narasumber kompeten dari berbagai institusi. Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T. dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi membahas kebijakan pemerintah dalam mendukung ekosistem pembelajaran, penelitian berdampak, dan layanan inklusif di perguruan tinggi.

Selanjutnya, Ida Fajar Priyanto, M.A., Drs., Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada menyampaikan materi mengenai peran perpustakaan perguruan tinggi dalam ekosistem baru pembelajaran dan riset berdampak. Sementara itu, Labibah Zain, M.LIS., Dr. dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengangkat tema perpustakaan perguruan tinggi dalam mewujudkan layanan inklusif dan berkelanjutan. Sesi ini dimoderatori oleh Prof. Drs. Suroto, M.A., Ph.D. dari Universitas Negeri Surabaya.

Setelah istirahat, seminar dilanjutkan dengan Sesi II berupa Sharing Session Praktik Baik Pengelolaan Perpustakaan Perguruan Tinggi di Indonesia. Sesi pleno ini menghadirkan para kepala perpustakaan dari Universitas Khairun (Ternate), Universitas Udayana (Bali), Universitas Borneo Tarakan (Kalimantan Utara), dan Universitas Andalas (Padang), dengan moderator Nurenzia Yannuar, Ph.D. dari Universitas Negeri Malang.

Salah satu agenda utama Munas FKP2TN Tahun 2026 adalah pemilihan Ketua Umum FKP2TN periode 2026–2029. Setelah rangkaian seminar nasional selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sidang pemilihan yang meliputi pengesahan tata tertib pemilihan, penetapan calon ketua umum, dan proses pemilihan.

Berdasarkan hasil pemilihan, terdapat tiga kandidat yang memperoleh suara terbanyak, yaitu Agus Rifa’i, Ph.D., Prof. Suroto, dan Dr. Suwondo. Dari hasil tersebut, Agus Rifa’i, Ph.D. kembali terpilih sebagai Ketua Umum Forum Kerja Sama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN) periode 2026–2029. Beliau sebelumnya juga telah menjabat sebagai Ketua Umum FKP2TN periode 2023–2026.

Keikutsertaan UPT Perpustakaan UIN Salatiga dalam Munas dan Seminar Nasional FKP2TN 2026 merupakan bagian dari komitmen untuk terus memperluas jejaring kepustakawanan, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta mengembangkan inovasi layanan perpustakaan.

Melalui forum ini, perpustakaan tidak hanya memperoleh wawasan baru mengenai kebijakan dan perkembangan pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi, tetapi juga kesempatan untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai institusi. Terlebih, isu transformasi digital, penelitian berdampak, dan layanan inklusif menjadi perhatian penting dalam pengembangan perpustakaan akademik saat ini.(Snd)