Perpustakaan UIN Salatiga Berpartisipasi dalam 2nd Annual Conference APPTIS 2026 dan Perkuat Jejaring Kerja Sama Antar Perpustakaan

Perpustakaan UIN Salatiga Berpartisipasi dalam 2nd Annual Conference APPTIS 2026 dan Perkuat Jejaring Kerja Sama Antar Perpustakaan

Perpustakaan UIN Salatiga turut berpartisipasi dalam kegiatan 2nd Annual Conference APPTIS (Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam) yang diselenggarakan di UIN Raden Mas Said Surakarta pada 22–26 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pustakawan dan pengelola perpustakaan perguruan tinggi Islam dalam memperkuat jejaring, meningkatkan kompetensi, serta merespons perkembangan teknologi informasi di era transformasi digital.

Konferensi tahunan tersebut menghadirkan berbagai agenda penting yang berfokus pada pengembangan perpustakaan modern, mulai dari Focus Group Discussion (FGD) pengisian borang akreditasi perpustakaan, seminar internasional, pembinaan kompetensi pustakawan, call for papers, workshop kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga rapat kerja nasional APPTIS.

Kegiatan secara resmi dibuka pada Selasa, 23 Juni 2026 melalui Opening Ceremony yang dihadiri oleh pimpinan, akademisi, serta perwakilan pustakawan dari berbagai perguruan tinggi Islam di Indonesia. Acara pembukaan diawali dengan penampilan seni tradisional dan dilanjutkan dengan sambutan dari pengurus APPTIS serta pimpinan perguruan tinggi tuan rumah.

Dalam laporan yang disampaikan Ketua Umum APPTIS periode 2024–2028, Mufid, S.Ag., S.S., M.Hum., dipaparkan berbagai capaian dan rencana pengembangan organisasi yang berfokus pada enam bidang utama, yaitu bidang Promosi dan Publikasi, Advokasi dan Kebijakan, Riset dan Pengembangan, Fundraising dan Networking, Teknologi Informasi, serta Sumber Daya Manusia. Fokus pengembangan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran APPTIS dalam mendorong peningkatan kualitas layanan perpustakaan perguruan tinggi Islam yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah Seminar Internasional bertajuk β€œGlobal Knowledge Futures: Libraries, Culture, and Cross Border Collaboration in the Age of AI.” Seminar ini menghadirkan narasumber dari dalam maupun luar negeri yang membahas tantangan dan peluang perpustakaan dalam menghadapi perkembangan kecerdasan buatan, sekaligus menegaskan pentingnya membangun kolaborasi lintas negara dalam pengembangan pengetahuan dan layanan informasi.  

Partisipasi Perpustakaan UIN Salatiga dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, mengembangkan kompetensi sumber daya manusia, serta memperkuat jejaring profesional antarperpustakaan. Melalui forum tersebut, pustakawan memperoleh ruang untuk berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta memperluas wawasan mengenai inovasi dan praktik terbaik dalam pengelolaan perpustakaan.

Selain mengikuti rangkaian kegiatan ilmiah dan pengembangan kompetensi, Perpustakaan UIN Salatiga juga memperkuat jejaring kelembagaan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan sejumlah perpustakaan perguruan tinggi anggota APPTIS. Kerja sama tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam memperluas kolaborasi, memperkuat layanan, serta mendukung pengembangan sumber daya perpustakaan di lingkungan perguruan tinggi Islam. Adapun kerja sama tersebut dilakukan dengan beberapa perpustakaan perguruan tinggi, antara lain Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta , Perpustakaan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang, Perpustakaan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Perpustakaan UIN Palangkaraya, Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Perpustakaan UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Perpustakaan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Perpustakaan UIN Jurai Siwo Lampung, Perpustakaan UIN Palopo, Perpustakaan UIN Kerinci, Perpustakaan UIN Cirebon, Perpustakaan IAIN Kendari, Perpustakaan UIN Madura, Perpustakaan IAIN Parepare, Perpustakaan IAIN Sorong, serta Perpustakaan STAIN Meulaboh.

Melalui partisipasi aktif serta penguatan kolaborasi tersebut, Perpustakaan UIN Salatiga diharapkan dapat terus mengembangkan perannya tidak hanya sebagai pusat informasi, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi, inovasi, dan pengembangan pengetahuan yang adaptif terhadap dinamika perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat akademik di era digital. (Snd)